| Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) Bersifat Antibakteri, Antivirus dan Antiprotozoa
Kemampuan lain minyak kelapa murni adalah antivirus, antibakteri, antijamur, anti protozoa. Hal tersebut dikarenakan kandungan asam laurat, asam kaprilat, dan asam kaprat didalamnya. Sementara, jenis minyak lain tidak memiliki sifat antimikroba. Orang yang terinfeksi mikroba dan jamur disarankan minum langsung minyak kelapa 4-8 sendok per hari, yang diminum langsung setiap habis makan. Dengan cara itu sifat antimikrobanya masih ada.
Minyak yang berasal dari keluarga kelapa, mengandung antimikroba alami yang paten, seperti asam laurat (lauric acid)yang setara dengan air susu ibu yang kadarnya 50% dan asam kaprilik yang kadarnya 7%, serta asam kaprik yang kadarnya 7%. Adapun minyak sayur lain (jagung, kedelai, biji bunga matahari, dan kanola) tidak mengandung jenis anti mikroba sama sekali.
Asam laurat pertama kali ditemukan dalam minyak kelapa oleh Prof. Dr. John J Kabra, dari Department of Chemistry and Pharmachology, Michigan State University, Amerika, tahun 1960an. Manfaat dari asam laurat antara lain dapat membunuh berbagai macam jenis mikroba yang membran selnya asal asam lemak (lipid coated microorganism). Sifat asam laurat dapat melarutkan membran virus berupa lipid sehingga akan mengganggu kekebalan virus. Hal ini akan membuat virus inaktivasi. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh mikroba jenis ini seperti HIV, hepatitis C, herpes, influenza, cytomegalovirus, Strepcocous sp., Stapilococus sp., gram positive, gram negative, helicobacterpylory, dan candida. Sementara itu, asam kaprilat yang terdapat pada virgin coconut oil sangat potensial untuk mematikan jamur (candida) penyebab keputihan.
Download buku elektronik (eBook)" Minyak Kelapa Murni (VCO) dan Peluang Bisnisnya", KLIK DISINI |